Cara mudah convert Figma bisa dengan manual maupun otomatis. Figma adalah salah satu alat desain UI/UX yang paling populer saat ini. Dengan fitur kolaborasi real-time dan antarmuka yang intuitif, banyak desainer menggunakan Figma untuk membuat desain web yang menarik.
Namun, salah satu tantangan utama yang sering dihadapi adalah bagaimana cara mengonversi desain Figma menjadi kode HTML dan CSS dengan mudah dan efisien. Artikel ini akan membahas langkah-langkah detail untuk membantu Anda mengonversi desain Figma ke HTML dan CSS secara manual maupun dengan bantuan alat otomatis.
Persiapan Awal
Sebelum mengetahui cara mudah convert Figma ke HTML dan CSS, ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan:

1. Akses ke File Desain Figma
Pastikan Anda memiliki akses penuh ke file desain Figma yang akan dikonversi. Anda juga dapat menggunakan fitur Inspect di Figma untuk meninjau properti elemen seperti warna, ukuran dan margin.
2. Pahami Struktur Desain
Perhatikan struktur desain yang telah dibuat, termasuk header, footer, sidebar dan konten utama. Pahami bagaimana elemen-elemen tersebut diatur sehingga Anda dapat mereplikasi struktur tersebut dalam HTML.
3. Siapkan Editor Kode
Gunakan editor kode seperti Visual Studio Code, Sublime Text atau lainnya untuk menulis HTML dan CSS.
Cara Manual: Konversi Figma ke HTML dan CSS
Cara manual membutuhkan pemahaman dasar tentang HTML dan CSS, tetapi memberikan kontrol penuh terhadap hasil akhir. Berikut cara mudah convert Figma dengan manual:
1. Eksport Gambar dan Ikon dari Figma
- Buka file desain di Figma.
- Pilih elemen seperti gambar atau ikon yang ingin Anda gunakan di situs web.
- Klik kanan pada elemen tersebut, pilih Export dan simpan dalam format seperti PNG, SVG atau JPG.
- Pastikan Anda menamai file dengan jelas agar mudah diatur saat digunakan di kode.
2. Buat Struktur Dasar HTML
Buka editor kode Anda dan buat file HTML baru. Lalu isi elemen HTML ini sesuai dengan struktur desain yang telah Anda amati dari Figma.
3. Tambahkan Elemen Desain ke HTML
Tinjau setiap elemen di desain Figma, seperti tombol, teks dan gambar, lalu tambahkan elemen HTML yang sesuai.
4. Tulis CSS Berdasarkan Properti Desain
Gunakan fitur Inspect di Figma untuk mendapatkan detail seperti warna (#hex), ukuran font (px), jarak margin dan padding. Tulis properti tersebut di file CSS Anda.
5. Uji Hasilnya
Buka file HTML Anda di browser untuk memastikan semua elemen terlihat seperti yang ada di desain Figma. Lakukan penyesuaian jika ada elemen yang tidak sesuai.

Cara Otomatis: Menggunakan Plugin dan Alat Tambahan
Jika Anda ingin menghemat waktu, berikut langkah dengan tambahan alat:
1. Plugin Figma: Anima
- Instal plugin Anima di Figma melalui menu Plugins.
- Pilih bagian desain yang ingin Anda konversi.
- Dengan Anima, Anda dapat menghasilkan kode HTML dan CSS langsung dari Figma. Setelah mengatur properti desain, Anda dapat mengekspor kode secara otomatis.
2. Alat Eksternal: Zeplin atau Avocode
- Ekspor file desain dari Figma ke Zeplin atau Avocode.
- Alat ini membantu mengonversi desain menjadi kode front-end, memberikan pengukuran, font dan warna yang dapat langsung digunakan.
3. Figma to Code
- Gunakan alat seperti Figma to Code yang tersedia secara online.
- Masukkan file desain Anda, lalu alat ini akan menghasilkan kode HTML dan CSS otomatis berdasarkan struktur desain.
Tips Penting untuk Konversi yang Sukses
Agar konversi berjalan dengan baik, berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti:
1. Tambahkan Responsivitas
Gunakan media query di CSS untuk memastikan tampilan desain sesuai di berbagai ukuran layar.
2. Pelajari Framework CSS
Jika ingin mempercepat proses, Anda dapat menggunakan framework CSS seperti Bootstrap atau Tailwind untuk mengatur layout dan komponen.
3. Pastikan Struktur Desain Figma Tertata dengan Baik
Sebelum memulai konversi, periksa kembali desain di Figma:
Gunakan Auto Layout
Jika desain dibuat dengan fitur Auto Layout di Figma, ini mempermudah pengaturan elemen dan membuat Anda lebih mudah memahaminya saat diimplementasikan di HTML dan CSS.
Nama Layer yang Jelas
Beri nama setiap layer di Figma dengan deskripsi yang spesifik, misalnya “Header”, “Button Primary” atau “Footer”. Ini membantu Anda mengetahui elemen mana yang harus dikonversi dan mengurangi kebingungan.
4. Gunakan Pengukuran yang Konsisten
Saat Anda meninjau desain di Figma:
Pastikan Skala Font dan Elemen Konsisten
Gunakan unit pengukuran yang sama di seluruh desain. Sebagai contoh, gunakan rem atau em untuk ukuran font di CSS agar skalanya fleksibel di berbagai perangkat.
Jarak Antar Elemen
Perhatikan jarak antar elemen (padding, margin). Catat detail ini di CSS agar tata letak sesuai seperti di desain.
Kesimpulan
Cara mudah convert desain Figma ke HTML dan CSS bisa dilakukan secara manual untuk hasil yang lebih terkontrol atau secara otomatis untuk efisiensi waktu.
Dengan mengikuti cara mudah convert Figma yang dijelaskan di atas, Anda dapat menghasilkan situs web yang sesuai dengan desain Figma Anda dengan lebih mudah dan efektif.
Jika Anda ingin belajar tentang Figma atau ingin belajar Fundamental Front End Web, maka Anda bisa kunjungi Coding Studio dan buat website impian Anda.