Perkembangan teknologi telah mengubah cara belajar kita.

Sebab itu, para pelajar, mahasiswa, hingga profesional kini mulai beralih ke platform digital untuk meningkatkan keterampilan tanpa harus terikat waktu dan tempat tertentu.

Maka dari itu, e-learning hadir sebagai salah satu pilihan platform yang mendukung efisiensi, kenyamanan, dan pengalaman belajar yang lebih personal.

Tidak hanya satu, ada banyak jenis jenis e-learning yang bermunculan sebagai solusi belajar efektif untuk siapa pun yang ingin berkembang lebih cepat.

Keunggulan E-Learning Dibanding Pembelajaran Konvensional

Berikut adalah tabel sederhana yang menunjukkan keunggulan e-learning dibandingkan pembelajaran konvensional.

Fitur Utama Manfaat untuk Pengguna
Fleksibilitas Waktu Anda bisa belajar kapan pun sesuai ritme sendiri, cocok untuk pelajar atau profesional yang memiliki jadwal padat.
Akses Materi Tanpa Batas Semua materi bisa diulang berkali-kali sehingga Anda tidak perlu takut ketinggalan pelajaran atau lupa konsep.
Biaya Lebih Efisien Tidak ada biaya ruang kelas atau operasional tambahan, cenderung lebih terjangkau.
Belajar Mandiri sesuai Kemampuan Anda bisa maju lebih cepat jika sudah memahami materi, atau mengulang jika membutuhkan waktu lebih lama.
Dukungan Teknologi Pembelajaran Modern Ada fitur seperti LMS, video interaktif, kuis otomatis, dan progress tracking untuk proses belajar yang lebih terarah.

Jenis-jenis E-Learning Berdasarkan Metode Interaksi

Berikut beberapa jenis e-learning yang dibagi berdasarkan cara interaksi antara pengajar dan peserta.

1. Synchronous E-Learning

E-learning ini melibatkan interaksi langsung dan real-time antara pengajar dan peserta, seperti kelas menggunakan live Zoom, Google Meet, atau webinar interaktif.

Metode ini unggul karena pengajar bisa langsung memberikan feedback kepada peserta, bahkan secara personal.

2. Asynchronous E-Learning

Asynchronous E-Learning

Di sini, peserta akan belajar secara mandiri melalui video, modul, atau forum diskusi yang disediakan–tanpa jadwal waktu tertentu.

Contoh pembelajaran ini adalah kelas flexy yang disediakan Coding Studio. Anda bisa belajar dengan fleksibel karena kursus ini berbentuk video learning yang bisa diakses kapan saja!

3. Blended Learning

Metode ini menggabungkan pembelajaran online dan tatap muka langsung untuk mendapatkan manfaat sepenuhnya.

Biasanya, metode ini digunakan untuk menyeimbangkan kebutuhan interaksi langsung dan fleksibilitas para pesertanya.

Jenis-jenis E-Learning Berdasarkan Tujuan dan Pengguna

Jeni e-learning ini juga bisa dibedakan berdasarkan tujuan dan target pengguna, yaitu menjadi academic, corporate, vocational, dan open learning.

1. Academic E-Learning

Seperti namanya, academic e-learning biasanya digunakan oleh sekolah atau kampus yang ingin melakukan pembelajaran formal.

Sistem ini menyediakan kurikulum terstruktur, tugas, dan forum diskusi sehingga peserta dapat memahami teori dengan lebih mudah. Selain itu, Anda juga bisa melakukan evaluasi secara otomatis dan tepat waktu.

2. Corporate E-Learning

Corporate E-Learning

Jenis ini banyak digunakan perusahaan untuk melatih karyawannya, mulai dari kebutuhan onboarding hingga peningkatan keterampilan profesional.

E-learning ini mencakup berbagai kemampuan praktis, seperti leadership atau training penggunaan software.

Baca juga: 10 Contoh Program Pelatihan Karyawan: Tingkatkan Efisiensi Kerja

3. Vocational E-Learning

Vocational E-Learning

Jenis e-learning ini fokus menyediakan pembelajaran berbasis skill praktis, seperti desain dan coding. Di sini, Anda bisa memberikan latihan berbasis proyek kepada peserta sehingga mereka bisa langsung mengaplikasikannya di dunia kerja.

4. Open Learning

Open learning unggul karena bisa diakses oleh siapa saja dari berbagai negara. Selain itu, e-learning ini juga menyediakan materi berkualitas tanpa batasan. Peserta bisa memilih topik yang disukai dan belajar secara mandiri.

Jenis-jenis E-Learning Berdasarkan Teknologi dan Pendekatan Pembelajaran

Jenis jenis e-learning yang terakhir ini dibagi berdasarkan teknologi yang digunakan, seperti:

1. Adaptive E-Learning

E-learning ini memanfaatkan AI atau algoritma agar dapat memberikan materi sesuai kemampuan peserta. Ini membuat masing-masing mendapatkan pengalaman belajar yang personal.

2. Game-Based E-Learning

Game-Based E-Learning

Game-based e-learning adalah pembelajaran yang dikemas dalam bentuk permainan sehingga terasa lebih menyenangkan.

Anda bisa menyertakan sistem reward dan level agar peserta termotivasi untuk mengikuti proses belajar yang bertahap.

3. Collaborative Online Learning

Collaborative learning fokus untuk mendorong kerja sama peserta melalui kegiatan diskusi, proyek kelompok, dan forum online.

Metode ini mengajarkan mereka kemampuan komunikasi, problem solving, dan teamwork secara bersamaan.

4. Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) E-Learning

Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) E-Learning

Terakhir adalah pembelajaran e-learning yang menggunakan VR dan AR untuk pengalaman belajar yang immersive dengan simulasi dunia nyata

Dengan metode ini, peserta bisa merasakan simulasi langsung tanpa menghadapi bahaya yang dihadapi dalam situasi berisiko tinggi.

Tips Memilih Jenis E-Learning yang Tepat

Sebelum memilih metode belajar, pastikan untuk memahami kebutuhan bisnis Anda sendiri. Ikuti beberapa tips di bawah ini.

  • Tentukan Tujuan Pembelajaran: Pahami apakah pelatihan ini ditujukan untuk keperluan akademik, bisnis, atau pengembangan skill. Setiap kebutuhan memerlukan pendekatan yang berbeda.
  • Sesuaikan dengan Gaya Belajar: Pilihlah antara pembelajaran interaktif, mandiri, atau kolaboratif. Gaya belajar yang tepat akan membuat proses pembelajaran jauh lebih efektif.
  • Pertimbangkan Teknologi yang Tersedia: Pastikan perangkat dan koneksi internet Anda mendukung platform yang ingin digunakan untuk memperlancar seluruh proses belajar.
  • Evaluasi Anggaran: Sesuaikan pilihan dengan biaya yang bisa bisnis alokasikan. Pastikan juga untuk memilih platform dengan value yang sebanding dengan manfaatnya.

Baca juga: 8 Cara Membuat Website E-Learning Sendiri dengan Mudah

Mari Kembangkan E-Learning Profesional Anda Sendiri!

Itulah jenis jenis e-learning yang dapat Anda gunakan. Mulai dari pembelajaran sinkron, asinkron, hingga teknologi VR, semuanya menawarkan keunggulan yang mendukung perkembangan skill secara signifikan.

Jika Anda ingin membangun e-learning profesional sendiri, mari berkolaborasi bersama Digivoz.

Bersama Digivoz, salah satu penyedia jasa pembuatan website profesional, Anda bisa membuat beragam jenis website–seperti e-learning–yang fleksibel dan responsif untuk perangkat apa pun.

Selain tampilannya yang menarik, kami juga memastikan website ini sudah SEO-friendly dan mendatangkan hasil nyata sesuai tujuan Anda–seperti konversi atau penjualan.

Siap transformasi bisnis Anda untuk operasional yang lebih efisien? Segera isi form konsultasi berikut dan konsultasikan kebutuhan website bisnis Anda bersama kami.