Selain kualitas produk, pengalaman pengguna saat menggunakan sistem yang disediakan bisnis juga menjadi penentu retensi pelanggan.

Maka dari itu, Anda perlu mengutamakan kemudahan penggunaan sistem oleh pelanggan, tidak hanya estetikanya saja.

Untuk mencapai hal ini, sebaiknya daftarkan staf kreatif Anda dalam pelatihan UI/UX untuk bisnis. Mari pelajari apa saja manfaat yang didapatkan, materi yang mereka pelajari, hingga bagaimana caranya memilih pelatihan yang tepat.

Manfaat Mengikuti Pelatihan UI/UX untuk Bisnis

Dengan mengikuti pelatihan UI/UX ini, bisnis akan mendapatkan manfaat berikut secara keseluruhan:

1. Meningkatkan Konversi dan User Retention

Dalam pelatihan ini, staf akan belajar membuat desain sistem yang intuitif dan user-friendly agar pengguna bisa betah berlama-lama di sistem dan bertransaksi dengan mudah.

2. Mempercepat Proses Validasi Produk

Dengan pelatihan UI/UX ini, mereka bisa membangun MVP (Minimum Viable Product) dengan visual jelas untuk mempersingkat proses time-to-market.

3. Mengurangi Biaya Pengembangan (Development Cost)

Mengurangi Biaya Pengembangan (Development Cost)

Dalam pelatihan ini, staf akan belajar menggunakan prototype untuk menemukan potensi kesalahan logika dan alur sistem. Dengan begini, mereka bisa melakukan iterasi cepat tanpa perlu mengubah struktur backend.

4. Memperkuat User-Centric Mindset dalam Tim

Memperkuat User-Centric Mindset dalam Tim

Dalam pelatihan ini, tim marketing dan produk belajar melihat layanan sebagai solusi bagi pengguna sehingga mereka bisa membuat sistem berbasis data perilaku user.

5. Meningkatkan Kepercayaan dan Citra Profesional

Sistem yang desainnya bersih, konsisten, dan modern akan meningkatkan kredibilitas bisnis di mata investor atau pengguna.

6. Efisiensi Komunikasi antara Desainer dan Developer

Dengan pelatihan, staf bisa mendesain sistem dengan rapi sehingga dapat dieksekusi oleh tim developer. Hal ini akan meminimalisir kesalahan implementasi fitur dan menjaga kualitasnya.

Materi yang Dipelajari dalam Pelatihan UI/UX untuk Bisnis

Meskipun bervariasi, berikut adalah beberapa materi yang akan staf Anda temukan dalam pelatihan UI/UX:

1. Fundamental UX (User Experience)

Di sini, mereka akan mempelajari kerangka design thinking sebagai alur pemecahan masalah, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test.

Selain itu, mentor juga akan membekali bagaimana cara mewawancarai user untuk mengetahui kebutuhannya dan menyusun persona beserta user journey map.

2. Information Architecture & Wireframing

Information Architecture & Wireframing

Materi ini berisikan tentang cara menyusun alur informasi sistem agar mudah dinavigasi. Di sini, staf akan belajar membuat wireframe low-fidelity untuk meminimalisir risiko revisi aplikasi di tahap akhir.

3. Visual UI (User Interface) Design

Materi pelatihan UI/UX selanjutnya adalah visual UI design yang membahas tentang prinsip desain digital.

Materi ini membahas tentang visual hierarchy, grid systems, penggunaan design systems, hingga color theory dan tipografi.

Baca juga: Design Thinking? UI/UX Designer Harus Tahu!

4. Interaction Design & Prototyping

Interaction Design & Prototyping

Di tahap ini, staf akan membuat desain sistem yang interaktif sehingga dapat diklik dan digeser oleh pengguna. Mereka juga belajar merancang micro-interactions untuk meningkatkan kepuasan pengguna, seperti tombol feedback atau proses loading yang informatif.

5. Usability Testing & Feedback

Terakhir, mereka akan mempelajari berbagai teknik pengujian desain–mulai dari pengumpulan, pengelompokan, dan analisis feedback–untuk menentukan prioritas perbaikan sistem. Ini membuat desain sistem semakin matang dan siap diproduksi.

Tools yang Dipakai dalam Pelatihan UI/UX untuk Bisnis

Saat mengikuti pelatihan UI/UX untuk bisnis, staf Anda bisa saja belajar menggunakan beberapa tools berikut yang memang dibutuhkan di bidang ini.

  • Figma: Figma adalah tool desain kolaboratif yang memudahkan tim untuk membuat desain sistem, prototipe, dan mengelola komentar stakeholder.
  • Adobe XD: Adobe XD adalah alternatif tools untuk kebutuhan prototyping yang lebih kompleks yang terintegrasi dengan ekosistem Adobe.
  • Miro/FigJam: Baik Miro maupun Figjam, keduanya mendukung proses brainstorming, pemetaan ide, dan pembuatan user mapping secara kolaboratif.
  • Maze: Maze memungkinkan tim untuk melakukan usability testing secara remote dengan metrik terukur sehingga Anda perlu mengetahui titik hambatan pengguna dan menguji beberapa versi desain.
  • Zeplin: Zeplin memfasilitasi handoff ke developer dengan spesifikasi desain yang jelas. Tools ini dapat mengurangi miskomunikasi dan memastikan implementasi sesuai dengan rancangan.

Baca juga: Cara Menggunakan Figma untuk UI/UX Designer Pemula

Tips Memilih Pelatihan UI/UX untuk Bisnis yang Tepat

Agar Anda bisa memilihkan pelatihan UI/UX yang sesuai dengan kebutuhan, sebaiknya terapkan beberapa tips berikut:

1. Pilih Pelatihan yang Menawarkan Project-Based Learning

Pilihlah program yang menyediakan proyek nyata sehingga staf Anda bisa menerapkannya dalam bisnis. Dengan portofolio ini, mereka bisa memahami konsep sekaligus praktik terbaik di industri.

2. Pastikan Ada Sesi Mentoring/Feedback dari Praktisi Senior

Pastikan Ada Sesi Mentoring/Feedback dari Praktisi Senior

Pastikan Anda memilih pelatihan yang dibimbing dengan mentor berpengalaman. Mereka akan memberikan feedback dan mengoreksi kesalahan desain tim untuk mempercepat proses belajar staf Anda.

3. Cari Kurikulum yang Mencakup Riset (UX) Sekaligus Visual (UI)

Pilihlah pelatihan yang memiliki materi UX dan UI sekaligus agar staf Anda bisa membuat desain sistem yang menarik dan sesuai kebutuhan pengguna.

4. Periksa Apakah Pelatihan Membantu Persiapan Karier atau Portofolio

Terakhir, pilihlah program pelatihan yang dilengkapi dengan penyusunan portofolio dan simulasi presentasi desain. Dengan ini, staf Anda bisa membangun kepercayaan stakeholder internal maupun klien.

Siap Mengakselerasi Sistem Anda dengan Desain yang Tepat?

Itulah beberapa manfaat, materi, dan tools yang dipelajari dalam pelatihan UI/UX untuk bisnis. Dengan kurikulum terstruktur, tools standar industri, serta pendekatan berbasis praktik, tim Anda dapat membangun produk yang profesional dan juga fungsional.

Jika Anda ingin menyelenggarakan pelatihan UI/UX untuk bisnis, daftarkan tim Anda dalam program pelatihan karyawan dari Coding Studio!

Di sini, Anda bisa mengatur jadwal, metode pembelajaran, hingga materi yang dipelajari–seperti keterampilan UI/UX Design atau DIgital Product.

Program ini juga akan dihadiri oleh para pengajar berpengalaman dan bersertifikasi Nasional hingga Internasional. Melalui program ini, Anda bisa meningkatkan efisiensi kerja tim dalam menghadapi tantangan teknologi.

Segera isi form pendaftaran berikut untuk konsultasi terkait tujuan dan kebutuhan bisnis Anda!