Apakah tugas seorang HR hanya mengadakan program pelatihan karyawan saja? Sebenarnya, hal yang paling penting adalah menentukan apakah training ini benar-benar berdampak untuk bisnis.
Untuk melihat keberhasilan training, Anda bisa menyusun laporan laporan hasil training karyawan.
Dengan laporan ini, Anda beserta tim lainnya dapat melihat sejauh mana tujuan pelatihan tercapai, dampak bagi peserta, serta tindak lanjut yang perlu dilakukan.
Sebelum mengetahui bagaimana cara membuatnya, mari simak struktur dan beberapa contoh laporan hasil training karyawan di bawah ini sebagai referensi Anda.
Struktur Umum Laporan Training Karyawan
Sebuah laporan training karyawan biasanya memuat beberapa bagian ini, yaitu judul dan informasi training, tujuan, waktu pelaksanaan dan pasukan, hingga rekomendasi dan tindak lanjut.

1. Judul dan Informasi Training
Bagian ini memuat judul laporan serta informasi umum terkait pelatihan yang dilaksanakan. Di sini, Anda bisa menuliskan nama program, tanggal, durasi, lokasi, dan penyelenggara training.
2. Tujuan dan Latar Belakang
Pada bagian ini, Anda bisa menjelaskan alasan mengapa training ini dilaksanakan. Uraikan juga kebutuhan perusahaan yang ingin diselesaikan melalui pelatihan tersebut.
3. Pelaksanaan dan Peserta
Bagian ini berisi penjelasan mengenai pelaksanaan training dan siapa saja yang terlibat. Anda juga dapat mencantumkan metode pelatihan, materi utama, serta jumlah dan profil peserta.
4. Hasil dan Evaluasi Training
Dalam bagian ini, Anda bisa menjelaskan hasil training karyawan berdasarkan evaluasi peserta, peningkatan skill, atau perubahan perilaku kerja. Data ini bisa berasal dari kuesioner, pre-test, post-test, atau observasi langsung.
5. Rekomendasi dan Tindak Lanjut
Bagian terakhir ini berisikan saran tindakan selanjutnya setelah training. Rekomendasi ini bisa berbentuk pelatihan lanjutan, pendampingan, atau penerapan skill di pekerjaan sehari-hari.
Contoh Laporan Training Berdasarkan Jenisnya
Setiap jenis training memiliki fokus dan indikator keberhasilan yang berbeda. Berikut beberapa contoh laporan hasil training karyawan berdasarkan jenis pelatihannya agar Anda memiliki gambaran yang lebih konkret.
1. Contoh Laporan Training Teknis
| Komponen | Keterangan |
| Judul & Informasi Training | Training: Fundamental Data AnalystTanggal: 10–12 Juni 2025Peserta: 25 karyawan divisi operasional dan IT |
| Tujuan & Latar Belakang | Training ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengolah dan menganalisis data menggunakan tools dasar analisis data. Pelatihan dilaksanakan untuk mendukung kebutuhan pengambilan keputusan berbasis data di perusahaan. |
| Pelaksanaan & Peserta | Training dilakukan secara hybrid dengan metode praktik langsung dan studi kasus. Peserta berasal dari berbagai unit kerja yang berhubungan dengan pengolahan data operasional. |
| Hasil & Evaluasi Training | Hasil evaluasi menunjukkan 80% peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap konsep dasar analisis data. Peserta mampu menyelesaikan studi kasus sederhana secara mandiri. |
| Rekomendasi & Tindak Lanjut | Disarankan adanya training lanjutan terkait visualisasi data dan penggunaan tools lanjutan agar kemampuan peserta semakin optimal. |
2. Contoh Laporan Training Soft Skill
| Komponen | Keterangan |
| Judul & Informasi Training | Training: Effective Communication & Team CollaborationTanggal: 5 Juli 2025Peserta: 30 karyawan lintas divisi |
| Tujuan & Latar Belakang | Training ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerja sama tim antar karyawan. Pelatihan dilakukan untuk mengurangi miskomunikasi antar divisi. |
| Pelaksanaan & Peserta | Training dilakukan secara offline dengan metode diskusi kelompok, role play, dan simulasi kasus kerja. |
| Hasil & Evaluasi Training | Peserta menunjukkan peningkatan partisipasi aktif dan kemampuan menyampaikan ide dengan lebih jelas. Evaluasi menunjukkan adanya perubahan sikap positif dalam kerja tim. |
| Rekomendasi & Tindak Lanjut | Perlu dilakukan sesi refresh training secara berkala dan penerapan komunikasi terbuka di lingkungan kerja sehari-hari. |
3. Contoh Laporan Training Kepemimpinan
| Komponen | Keterangan |
| Judul & Informasi Training | Training: Leadership Development ProgramTanggal: 20–22 Agustus 2025Peserta: 15 supervisor dan calon leader |
| Tujuan & Latar Belakang | Training ini bertujuan mempersiapkan peserta untuk peran kepemimpinan. Fokus pelatihan pada pengambilan keputusan dan manajemen tim. |
| Pelaksanaan & Peserta | Pelatihan dilakukan melalui diskusi studi kasus, simulasi kepemimpinan, dan mentoring. |
| Hasil & Evaluasi Training | Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman peran leader dan kemampuan mengelola tim. Sebagian peserta mulai menerapkan gaya kepemimpinan yang lebih komunikatif. |
| Rekomendasi & Tindak Lanjut | Direkomendasikan adanya program coaching lanjutan untuk memantau perkembangan peserta sebagai leader. |
Baca juga: 9 Materi Training Leadership yang Paling Dibutuhkan
4. Contoh Laporan Training Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3)
| Komponen | Keterangan |
| Judul & Informasi Training | Training: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)Tanggal: 2 September 2025Peserta: 40 karyawan lapangan |
| Tujuan & Latar Belakang | Training bertujuan meningkatkan pemahaman karyawan terhadap prosedur kerja aman dan kepatuhan K3. |
| Pelaksanaan & Peserta | Training dilakukan secara tatap muka dengan simulasi kondisi darurat dan pemaparan SOP K3. |
| Hasil & Evaluasi Training | Peserta memahami prosedur keselamatan kerja dengan lebih baik. Tingkat kesadaran terhadap risiko kerja meningkat berdasarkan hasil evaluasi. |
| Rekomendasi & Tindak Lanjut | Perlu dilakukan sosialisasi K3 secara rutin dan evaluasi kepatuhan di lapangan. |
Cara Membuat Laporan Hasil Training Karyawan
Setelah melihat berbagai contoh di atas, kini saatnya memahami cara menyusun laporan. Berikut adalah langkah-langkah lengkapnya:
1. Kumpulkan Data Pelaksanaan Training

Pertama, kumpulkan seluruh data terkait pelaksanaan training, seperti jadwal, materi, daftar peserta, serta metode pelaksanaan.
2. Ringkas Materi dan Aktivitas Training

Tuliskan ringkasan materi dan aktivitas utama yang berjalan selama training. Fokuslah pada poin-poin penting saja agar pembaca bisa memahami isi training yang dilakukan dengan cepat.
3. Catat Hasil dan Evaluasi Peserta
Masukkan hasil evaluasi berdasarkan feedback peserta atau pengukuran tertentu. Di sini, Anda bisa menyertakan persentase kepuasan atau peningkatan kompetensi yang dicapai oleh karyawan.
Baca juga: 8 Cara Mengukur Keberhasilan Program Corporate Training versi Coding Studio
4. Susun Rekomendasi Tindak Lanjut

Susun rekomendasi yang relevan dengan hasil evaluasi. Di sini, Anda bisa merekomendasikan training lanjutan atau skill tertentu yang dibutuhkan di pekerjaan.
5. Buat Laporan Singkat dan Jelas

Terakhir, pastikan untuk menyusun laporan secara sistematis tapi tetap mudah dibaca. Laporan yang singkat namun jelas lebih mudah dipahami manajemen.
Saatnya Menyusun Laporan Training yang Lebih Terarah
Itulah beberapa contoh laporan hasil training karyawan yang dapat Anda gunakan. Tak hanya berfungsi sebagai arsip, laporan ini juga membantu proses evaluasi dan perencanaan pengembangan SDM di masa depan.
Jika Anda ingin melakukan program pelatihan karyawan yang berkualitas, mari berkolaborasi bersama vendor eksternal seperti Coding Studio.
Di sini, Anda bisa mengatur jadwal, metode pembelajaran, hingga materi yang dipelajari. Program ini juga akan dihadiri oleh para pengajar berpengalaman dan bersertifikasi Nasional hingga Internasional.
Melalui program ini, Anda bisa meningkatkan efisiensi kerja tim dalam menghadapi tantangan teknologi terkini.
Segera kunjungi website atau isi form pendaftaran berikut untuk konsultasi terkait tujuan dan kebutuhan bisnis Anda.