Tak hanya diakses oleh perusahaan besar atau tim khusus saja, kamu sebagai pengguna biasa atau pelajari juga bisa memanfaatkan teknologi artificial intelligence untuk berbagai kebutuhan.

Selain semakin banyaknya contoh AI yang bisa kita lihat sehari-hari, siapa pun–termasuk pemula–juga bisa belajar dan mencoba membuat AI-nya sendiri!

Dengan pendekatan yang tepat, proses membangun AI justru bisa terasa lebih logis, bertahap, dan menyenangkan.

Yuk, simak artikel di bawah ini untuk menemukan bagaimana cara membuat AI sebagai pemula!

Manfaat Membuat AI Sendiri

Ada beberapa manfaat yang kamu rasakan saat membuat AI sendiri, yaitu bisa memahami cara kerja AI, dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan pribadi, hingga meningkatkan produktivitas sehari-hari.

  • Lebih Paham Cara Kerja AI: Dengan membuat AI sendiri, kamu dapat memahami logika di balik sistemnya sehingga lebih kritis saat menggunakan AI.
  • Bisa Disesuaikan dengan Kebutuhan Pribadi: AI yang kamu buat dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik, baik untuk belajar, bekerja, maupun proyek pribadi.
  • Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas: AI dapat membantu mengotomatisasi tugas-tugas sederhana yang berulang sehingga kamu bisa fokus ke pekerjaan yang lebih strategis.

Contoh AI yang Bisa Dibuat Pemula

Sebagai seorang pemula, kamu tidak perlu langsung membuat AI yang kompleks. Sebagai permulaan, kamu bisa membuat beberapa contoh AI sederhana di bawah ini:

Baca juga: 15 Contoh AI dalam Kehidupan Sehari-hari dari Berbagai Bidang

1. Chatbot Tanya Jawab Sederhana

Contoh pertama adalah chatbot sederhana yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan umum berdasarkan database yang kamu siapkan. Dengan membuat chatbot ini, kamu sembari belajar logika dasar AI berbasis teks.

2. AI Bantu Tulis atau Rangkum Teks

AI Bantu Tulis atau Rangkum Teks

Jenis AI ini dapat menuliskan atau merangkum teks secara otomatis berdasarkan contoh yang kamu berikan. Contoh ini bisa digunakan untuk melatih pengolahan NLP atau bahasa alami dalam AI.

3. AI Rekomendasi Konten atau Produk

Contoh terakhir adalah AI yang bisa merekomendasikan konten atau produk relevan dengan pengguna. Kamu bisa menemukannya dalam platform atau e-commerce digital.

Cara Membuat AI Secara Sederhana

Tidak perlu langsung paham semua, kamu bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini sebagai cara membuat AI yang lebih mudah dipahami:

1. Tentukan Tujuan AI yang Ingin Dibuat

Tentukan Tujuan AI yang Ingin Dibuat

Pertama, tentukan tujuan pembuatan AI dengan jelas, apakah solusi ini untuk membantumu belajar, bekerja, atau sekadar eksperimen? Dengan tujuan yang jelas, kamu juga bisa menentukan arah pengembangannya dengan baik.

2. Tentukan Masalah yang Ingin Dibantu AI

Biasanya, pembuatan AI didasarkan untuk menyelesaikan masalah tertentu. Untuk itu, kamu perlu mengidentifikasi masalah yang ingin disederhanakan secara spesifik. Semakin spesifik masalahnya, semakin mudah AI dikembangkan.

3. Kumpulkan Data Sederhana

Kumpulkan Data Sederhana

Data adalah bahan utama dalam pembuatan AI. Untuk pemula, kamu bisa menggunakan data sederhana seperti teks, angka, atau daftar pertanyaan dan jawaban. Pastikan untuk menyediakan data yang relevan dengan tujuan pembuatan AI.

4. Pilih Tools atau Platform AI

Saat ini, tersedia banyak tools dan platform AI yang dirancang agar mudah digunakan oleh pemula. Kamu bisa memanfaatkan alat-alat ini sehingga tidak perlu melakukan coding dari nol. 

Menariknya, beberapa platform bahkan sudah menyediakan fitur otomatis untuk pengolahan data dan pelatihan model. Pilihlah tools yang sesuai dengan tujuan belajar dan tingkat pemahamanmu!

Baca juga: 9 Platform Chatbot AI Terbaik untuk Tingkatkan Efisiensi Kerja

5. Latih AI dengan Contoh Data

Latih AI dengan Contoh Data

Setelah mengumpulkan data, kamu perlu melatih AI agar mengenali pola dan hubungan antar data yang disediakan.

Semakin konsisten dan relevan data yang kamu gunakan, semakin baik pula performa yang diberikan AI.

6. Uji Hasil AI Secara Bertahap

Lakukan pengujian berkala untuk memastikan AI bekerja sesuai ekspektasimu. Gunakan beberapa skenario sederhana untuk melihat kelebihan dan kekurangan sistem AI yang perlu diperbaiki ke depannya.

7. Perbaiki dan Gunakan AI Secara Rutin

Perbaiki dan Gunakan AI Secara Rutin

Terakhir, ingatlah bahwa teknologi AI tidak bersifat statis dan kamu perlu mengembangkannya dari waktu ke waktu.

Untuk itu, tambahkanlah data-data baru atau perbaiki proses pelatihan untuk meningkatkan performanya. Kamu juga bisa menggunakannya dengan rutin supaya AI semakin relevan dalam memenuhi kebutuhanmu.

Tantangan dalam Membuat AI

Meskipun menarik, proses pembuatan AI ini juga menyimpan beberapa tantangan yang perlu kamu pahami sejak awal.

Beberapa tantangan tersebut antara lain keterbatasan data, hasil AI yang belum akurat, dan perlunya waktu tambahan untuk proses try and error.

  • Data Terbatas atau Tidak Rapi: Jika kamu menyediakan data dalam jumlah sedikit dan tidak terstruktur, kualitas AI dapat menurun. Untuk itu, luangkanlah waktu untuk menyiapkan data dengan baik.
  • Hasil AI Belum Selalu Akurat: AI sederhana biasanya belum menghasilkan output yang sempurna. Hal ini wajar dan merupakan bagian dari proses belajar.
  • Perlu Waktu untuk Belajar dan Mencoba: Saat membuat AI dari nol, kamu perlu melakukan prosesnya dengan sabar dan konsisten. Dalam proses ini, kamu harus belajar mencoba, gagal, lalu memperbaikinya secara bertahap.

Mulai Belajar AI dengan Cara yang Tepat

Itulah beberapa cara membuat AI untuk pemula yang bisa kamu terapkan. Dengan panduan ini, kamu bisa melihat bagaimana teknologi bekerja di balik layar. Dengan pendekatan bertahap, kamu dapat belajar tanpa merasa kewalahan.

Nah, jika kamu ingin paham AI lebih lanjut, mari Ikuti kursus data analyst dari Coding Studio untuk belajar dasar-dasar pembuatan AI dari nol!

Dalam kelas ini, kamu akan mempelajari skill dasar Python dan library Python sebagai bahasa pemrograman terpopuler yang digunakan untuk pembuatan AI.

Klik tautan di atas dan mulai langkah awalmu untuk belajar membuat AI sendiri!