Buat kamu yang sedang belajar Python, apakah sudah pernah mengenal struktur data di dalamnya? Dengan memahami tentang struktur data pada Python, kamu bisa mengelola dan menyimpan data-data untuk program yang berjalan lebih efisien!
Tanpa pemahaman ini, kamu akan kesulitan mengolah dan menyimpan informasi secara optimal. Sebelum masuk ke beberapa jenisnya, mari kita kenali dahulu apa itu struktur data pada Python dan fungsinya secara mendasar!
Pentingnya Struktur Data dalam Python

Sumber: Raghav Thind
Sederhananya, struktur data adalah cara mengorganisir data supaya bisa diakses dan dimanipulasi dengan efisien. Jadi, kamu tidak hanya menyimpan data saja–namun mengaturnya untuk mempermudah proses pencarian, perubahan, dan pengelolaannya.
Dalam Python, terdapat berbagai struktur data built-in siap pakai yang bisa kamu gunakan. Masing-masingnya memiliki keunggulan dan karakteristiknya sendiri yang memengaruhi performa aplikasi.
Ketika memilih struktur data yang salah, program yang kamu buat akan berjalan lambat dan ‘boros’ memori.
Struktur Data Python
Ada beberapa struktur data pada Python yang paling sering digunakan oleh programmer. Sebelum mengembangkan aplikasi, kamu harus mengenalnya dahulu. Yuk, simak contoh-contohnya di bawah ini!
1. List

Sumber: CodesCracker
Sebagai salah satu struktur data yang paling sering ditemui, list adalah struktur data yang mutable (bisa diubah) dan ordered (berurutan). Artinya, kamu bisa mengkustomisasi data di dalamnya sesuai kebutuhan–seperti menambah, menghapus, atau mengubahnya secara fleksibel.
List juga bisa menampung berbagai tipe data sekaligus, seperti angka (int), teks (string), boolean, hingga nilai pecahan (float). Jadi, kamu bisa menyimpan data campuran dalam bentuk struktur ini.
Untuk membuat list, kamu bisa menggunakan tanda kurung siku seperti ini ([]). Untuk memanipulasinya, kamu bisa menggunakan metode append() untuk menambah, remove() untuk menghapus, dan sort() untuk mengurutkan elemen.
2. Tuple

Sumber: Thinking Neuron
Berbeda dengan list, tuple bersifat immutable. Artinya, kamu tidak bisa mengubahnya setelah dibuat. Data dengan format tuple cenderung lebih aman karena kamu tidak akan bisa mengubahnya secara tidak sengaja.
Struktur data yang ditulis dengan tanda kurung () ini digunakan untuk data-data yang harus bersifat konstan selama program berjalan, seperti koordinat GPS. Tuple juga sering digunakan dalam proses passing data karena sifatnya yang lebih stabil dan aman!
Dibandingkan list, penggunaan tuple akan mempercepat performa program dan lebih hemat memori.
3. Set

Sumber: PT Proweb Indonesia
Struktur data pada Python selanjutnya adalah set. Dengan struktur ini, kamu bisa menyimpan data unik tanpa perlu memusingkan urutannya! Meskipun tidak berurutan, set tidak memperbolehkan ada elemen yang duplikat di dalamnya.
Kamu dapat menggunakan set untuk berbagai operasi matematika dalam pengolahan data, seperti gabung (union), irisan (intersection), dan selisih (difference). Untuk membuat set, gunakanlah fungsi set() atau tanda kurung kurawal seperti ini ({}).
4. Dictionary

Sumber: Simplilearn.com
Bagaimana jika kamu perlu menyimpan key dan value? Gunakan struktur data dictionary! Dalam Python, struktur data ini berformat {key: value}. Kamu harus menentukan key yang unik dan immutable serta value berupa berbagai tipe data lainnya.
Dengan dictionary, kamu bisa mencari data dengan cepat berdasarkan informasi key. Untuk membuatnya, gunakanlah tanda kurung kurawal ({}) dan lakukan operasi seperti menambah, menghapus, atau memperbarui data dengan mudah!
Biasanya, struktur data ini menjadi tulang punggung dari penyimpanan data yang terstruktur dan efisien.
Untuk mempelajari bahasa pemrograman Python lebih lanjut, yuk ikuti kelas coding gratis dari Coding Studio!
Perbandingan Antara Struktur Data pada Python
Dari empat struktur data pada Python di atas, berikut kami sajikan tabel sederhana berisikan perbandingannya. Harapannya, kamu bisa memahami konsep struktur data dengan lebih mudah.
| Struktur Data | Sifat | Mutable | Urutan Terjaga | Unik | Kegunaan Umum |
| List | Ordered | Ya | Ya | Tidak | Data yang sering dimodifikasi |
| Tuple | Ordered | Tidak | Ya | Tidak | Data tetap dan ringan |
| Set | Unordered | Ya | Tidak | Ya | Data unik, penghapusan duplikat |
| Dictionary | Key-value | Ya | Ya (Python 3.7+) | Key harus unik | Pencarian cepat berdasarkan key |
Tips Memilih Struktur Data pada Python sesuai Kebutuhan
Dengan memilih struktur data yang tepat, kamu bisa membuat program yang berjalan dengan lancar dan mudah dikembangkan. Yuk, ikuti beberapa tips berikut saat memilih struktur data pada Python!
1. Pertimbangkan Apakah Data Perlu Diubah atau Tidak
Kalau kamu sedang mengelola data yang mudah berubah-ubah selama program berjalan, sebaiknya gunakan bentuk list. Namun, gunakanlah tuple apabila data ini justru harus bersifat tetap dan tidak dapat diubah selama program berjalan.
2. Perhatikan Uniknya Data yang Disimpan
Untuk menyimpan kumpulan data yang unik tapi tidak perlu berurutan, kamu bisa menggunakan set. Set akan membuang data ganda secara otomatis sehingga meminimalisir error akibat data yang duplikat.
3. Evaluasi Kebutuhan Akses Berdasarkan Kunci
Bagaimana jika kamu membuat program yang harus mengakses data berdasarkan indeks unik? Dalam kasus ini, gunakan struktur data dictionary. Dengan dictionary, kamu dapat melakukan pencarian dan update data yang cepat dan mudah!
Ingin Belajar Python dari Dasar Hingga Mahir?
Itulah penjelasan tentang berbagai struktur data pada Python beserta tips memilihnya. Bisa kita lihat, mereka memiliki keunggulannya sendiri untuk memenuhi jenis data serta tujuan penggunaannya.
Dengan memahami struktur data dan menggunakannya sesuai kebutuhan, kamu bisa membuat program yang responsif dengan mudah!
Kalau kamu ingin belajar Python dari dasar, cobalah untuk mengikuti kelas Python Programming dari Coding Studio. Dari kelas ini, kamu akan mendapatkan materi lengkap berbasis kurikulum internasional, mulai dari fundamental Python hingga project hands-on sederhana.
Bersama mentor, kamu akan mengikuti sesi pembelajaran interaktif. Kalau ada materi yang belum dipahami, kamu bisa langsung berkonsultasi atau bertanya-tanya ke mentor hingga paham!Sudah cukup tertarik? Yuk, daftarkan dirimu melalui link di atas dan tingkatkan keterampilan web programming-mu bersama kami!