Minat anak-anak terhadap game online terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, apalagi untuk game casual seperti Roblox.

Kira-kira, bagaimana cara menyalurkan minat tersebut ke arah yang lebih terstruktur dan kompetitif?

Untuk menjawab kebutuhan itu, Kodiokids bersama HP Indonesia menghadirkan NCGC sebagai kompetisi coding dan pembuatan game berskala nasional.

Bukan hanya menguji teori mereka, program ini merupakan ajang berbasis proyek nyata yang didukung oleh sponsor–seperti Dewaweb dan IDCloudHost–serta media partner HUMAN-AI NETWORK, Jakarta GameDev, BlockDevID, dan PalembangPy.com.

Tentang NCGC dan Tujuannya

NCGC atau National Coding & Game Championship adalah kompetisi pembuatan game dan website untuk siswa usia 8–18 tahun.

Program ini dirancang untuk menguji sekaligus mengasah kemampuan peserta dalam membangun proyek digital secara nyata.

Terdapat dua kategori utama yang bisa Anda ikut berdasarkan usia dan level keterampilan peserta, yaitu Roblox Game Creator untuk siswa SD kelas 4–6 dan Web Wizard untuk siswa SMP kelas 7–9.

Berikut adalah beberapa tujuan pelaksanaan event NCGC dari Kodiokids:

  • Mendorong pengembangan talenta coding dan game sejak usia dini
  • Meningkatkan exposure brand sponsor ke audiens digital family & tech
  • Membentuk komunitas pelajar digital lintas kota
  • Meningkatkan awareness Kodiokids sebagai platform edukasi coding nasional

Antusiasme Publik terhadap NCGC

Respons publik terhadap kompetisi ini sangat positif karena postingan NCGC di Instagram Kodiokids ini memperoleh ratusan ribu impressions, ribuan engagement, serta menambah jumlah follower secara signifikan.

Hal ini menunjukkan bahwa peminatan anak terhadap kompetisi coding ini mulai menjadi perhatian luas.

Diikuti oleh Peserta dari Skala Nasional

Suasana Pelaksanaan NCGC Kodiokids 2025

Kompetisi ini diikuti oleh 89 peserta berusia 8-16 tahun dari 20+ kota di Indonesia. Peserta ini berasal dari berbagai jenjang sekolah dan latar belakang–menunjukkan kompetisi ini bersifat inklusivitas.

Kodiokids juga mencatat sekitar ±40 proyek game Roblox dan ±35 proyek website sebagai submission resmi.

Setiap proyek ini kami nilai berdasarkan kreativitas, implementasi, dan pemahaman konsep teknologi yang sesuai dengan kategori masing-masing.

Pemenang NCGC Kodidokids per Kategori

Kompetisi NCGC Kodiokids 2025 ini dimenangkan oleh sebanyak 3 juara untuk masing-masing kategori, yaitu:

Juara Lomba Website Development

1. Juara 1: Tarisa Khansania Yandaputri dari SMP Muhammadiyah Kudus

Tampilan Project Juara 1 Lomba Website Development

Tarisa mengembangkan sebuah website bertema eksplorasi antariksa dengan misi menemukan planet baru sebagai alternatif tempat tinggal manusia karena bumi digambarkan telah mencapai tingkat urbanisasi yang kritis.

Melalui konsep ini, pengguna diajak melakukan proses pemindaian terhadap berbagai planet untuk menilai kelayakan hunian berdasarkan parameter tertentu.

2. Juara 2: Wynne Sabrina Adelia Putri dari SMPIT Insan Kamil Sidoarjo

Tampilan Project Juara 2 Lomba Website Development

Wynne merancang website edukatif yang mengangkat isu lingkungan, khususnya pengelolaan sampah sebagai upaya menjadikan planet layak dihuni.

Dalam platform tersebut, pengguna diminta mengklasifikasikan sampah ke dalam dua kategori, yaitu organik dan anorganik.

3. Juara 3: Syahrul Ramadhan dari UPTD SMPN 1 Sinjai

Tampilan Project Juara 3 Lomba Website Development

Syahrul mengembangkan website bertema pengelolaan sampah yang lebih komprehensif dengan empat kategori pemisahan, yakni organik, anorganik, B3, dan residu.

Pengguna harus mengidentifikasi jenis sampah secara tepat sebelum memasukkannya ke kategori yang sesuai.

Juara Lomba Roblox Development

1. Juara 1: Alesha Sabina Westlin dari  SDN 1 Beringin Raya

Tampilan Project Juara 1 Lomba Roblox Development

Alesha mengembangkan game Roblox dengan latar “Bumi Kedua” yang mengalami pencemaran air akibat limbah industri.

Dalam permainan tersebut, pemain diberikan berbagai tantangan untuk membersihkan lingkungan dan memulihkan kondisi air agar kembali layak digunakan.

2. Juara 2: Muhammad Alvarendra Ihsan dari SDIT Arkan Cendekia

Tampilan Project Juara 2 Lomba Roblox Development

Serupa dengan peserta lainnya, Alvarendra membuat game dengan objektif untuk memungut sampah dan membuangnya dalam tempat sampah yang telah tersedia.

3. Juara 3: Ngakan Putu Cahya Agastha dari SD Tunas Daud Unggul Sumbawa

Tampilan Project Juara 3 Lomba Roblox Development

Agastha mengembangkan game bertema eksplorasi luar angkasa, di mana pemain berperan sebagai astronot yang menjelajahi galaksi menggunakan pesawat luar angkasa.

Saatnya Anak Anda Menjadi Bagian dari Generasi Digital Berikutnya!

Melalui kompetisi NCGC Kodiokids 2025 ini, kita dapat melihat bahwa kompetisi ini menjadi ruang belajar dan membuktikan kemampuan nyata.

Mulai dari jangkauan nasional hingga kualitas proyek, kompetisi ini menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia sudah bisa bersaing di bidang teknologi!

Jika anak Anda ingin merasakan pengalaman kompetisi serupa, pastikan untuk rutin mengunjungi website Kodiokids ini dan dapatkan update tentang event atau kompetisi terbaru dari kami!