Saat ini, anak-anak usia dini sudah sangat akrab dengan penggunaan berbagai perangkat digital, mulai dari tablet hingga komputer. Namun, pernahkah mereka penasaran tentang bagaimana teknologi tersebut sebenarnya bekerja?

Untuk mengenalkan teknologi pada anak secara lebih bermakna, Anda bisa mengajak mereka untuk mengikuti kegiatan coding yang dirancang khusus untuk anak.

Salah satu event serupa yang cocok memenuhi tujuan ini adalah event “Coba Ngoding Yuk” yang dilaksanakan pada akhir Februari 2026 lalu. Program ini mengajak anak untuk mengenal dunia pemrograman dalam suasana kebersamaan lintas budaya dan penuh rasa syukur.

Mengenal Event Coba Ngoding Yuk

Mengenal Event Coba Ngoding Yuk

Event “Coba Ngoding Yuk” merupakan kolaborasi antara IT Galeri Experience & Learning Center, Kodiokids by Coding Studio, serta HP Indonesia yang menyediakan dukungan perangkat IT.

Program ini dirancang sebagai workshop coding yang ramah anak yang disertai dengan rangkaian kegiatan tasyakuran lintas budaya.

Acara tersebut berlangsung di hari Sabtu, 28 Februari 2028 di pukul 12.30 –19.00 WIB dan bertempat di gedung IT Galeri, Ruko South Goldfinch Blok SGE.

Aktivitas Edukasi Coding dalam Workshop

Dalam workshop Coba Ngoding Yuk ini, para peserta belajar dasar logika pemrograman seperti urutan perintah, kondisi, serta kreativitas digital–tanpa harus menulis kode yang rumit.

DI sini, mereka membuat animas greeting card dengan tema “Harapan dan Rasa Syukur di Tahun 2026” menggunakan tools edukasi seperti Scratch.

Selama kegiatan berlangsung, setiap peserta difasilitasi oleh perangkat teknologi profesional dari HP Indonesia dan didampingi oleh mentor Kodiokids–memastikan mereka mendapatkan pengalaman belajar optimal.

Apresiasi untuk Proyek Terbaik Peserta

Untuk menghargai kreativitas peserta, tim Kodiokids by Coding Studio menampilkan karya-karya terbaik di layar besar pada sesi tasyakuran budaya.

Selain itu, mereka juga menerima hadiah dan bingkisan sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas dan usaha yang telah mereka tunjukkan dalam workshop ini.

Berikut adalah beberapa proyek terbaik yang terpilih:

1. Muhammad Nabil Erliza

Project dari Muhammad Nabil Erliza

Nabil membuat sebuah kartu ucapan yang ditujukan kepada ibunya sebagai bentuk rasa terima kasih. Dalam karyanya, ia menyampaikan apresiasi karena sang ibu telah merawatnya, mengajaknya berjalan-jalan, serta mengajarkan cara membaca Al-Qur’an.

Pada bagian akhir kartu, Nabil juga menuliskan ucapan “Marhaban ya Ramadhan” serta harapan agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh keberkahan.

2. Shakila Rafanda Wibowo

Project dari Shakila Rafanda Wibowo

Berbeda dengan karya sebelumnya, Shakila membuat kartu ucapan yang berisi pesan selamat ulang tahun. Kartu tersebut dibuat untuk menyambut hari ulang tahunnya yang akan datang pada bulan Maret 2026.

3. Insyeera Medina Humaira

Project dari Insyeera Medina Humaira

Karya terakhir dibuat oleh Insyeera yang menyusun sebuah kartu ucapan bertema Ramadhan. Dalam kartunya, ia menuliskan pesan “Selamat Menunaikan Ibadah Puasa” sebagai bentuk harapan dan doa untuk menyambut bulan suci.

Tasyakuran Lintas Budaya dalam Rangkaian Acara

Selain menghadirkan edukasi teknologi, acara ini juga menghadirkan kegiatan tasyakuran untuk memperkuat nilai kebersamaan dan rasa syukur bagi para peserta.

Ini menegaskan juga posisi event ini untuk memperkuat momen kebersamaan yang merayakan keberagaman budaya.

1. Pertunjukan Budaya yang Meriah

Acara dibuka dengan penampilan Tarian Barongsai yang memeriahkan suasana. Selanjutnya, peserta juga disuguhkan berbagai tarian daerah khas Banten seperti Tari Benteng dan Tari Harmoni Cisadane sebagai kekayaan budaya lokal.

Setelah waktu berbuka puasa, suasana semakin hangat dengan penampilan musik Marawis yang menambah nuansa kebersamaan.

2. Momen Refleksi dan Kebersamaan

Menjelang waktu berbuka puasa, peserta dan tamu undangan mengikuti sesi tausiyah yang membahas makna syukur, pendidikan, serta peran teknologi dalam kehidupan modern.

Materi tersebut memberikan refleksi bahwa teknologi tidak hanya tentang inovasi, tetapi juga harus membawa manfaat bagi masyarakat.

Acara ini lalu dilanjutkan dengan break singkat untuk buka puasa bersama yang mempererat kebersamaan antara peserta, orang tua, mentor, dan para tamu undangan.

Momen Berbagi dan Kepedulian Sosial

Momen Berbagi dan Kepedulian Sosial

Selain menghadirkan edukasi teknologi dan pertunjukan budaya, acara ini juga menjadi momentum untuk berbagi kepada sesama.

Di tengah-tengah kegiatan, panitia menyerahkan bantuan kepada anak-anak dari panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa teknologi dan pendidikan juga dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan empati serta rasa syukur pada peserta event.

Belajar Coding Bisa Dimulai dari Hal Sederhana

Event Coba Ngoding Yuk menunjukkan bahwa belajar coding dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan inspiratif bagi anak-anak.

Melalui workshop ini, peserta tidak hanya belajar tentang teknologi, tetapi juga merasakan pengalaman kebersamaan lintas budaya serta nilai berbagi kepada sesama.

Jika Anda tertarik mengikuti program serupa atau ingin mengetahui kegiatan edukasi teknologi lainnya, pastikan untuk rutin mengunjungi akun media sosial atau website Kodiokids dan dapatkan update tentang event atau kompetisi terbaru dari kami!