
Apakah Anda merupakan salah satu pemula di bidang analisis data? Untuk memudahkan proses analisis data ini, kebanyakan data analyst akan menggunakan tools pendamping berupa spreadsheet, alat visualisasi data, hingga alat analisis big data.
Seiringnya perkembangan zaman, ada berbagai tools yang dirancang menyesuaikan level keahlian penggunanya–mulai dari pemula hingga expert. Dengan ini, mereka dapat mengekstrak informasi berharga secara cepat dan tepat.
Dari banyaknya pilihan tools data analyst yang tersedia, ada kemungkinan Anda merasa kesulitan untuk memilih mana yang sesuai kebutuhan. Simak artikel ini untuk menemukan daftar 9 tools data analyst terbaik yang bisa digunakan oleh pemula hingga expert!
Apache Spark
Apache Spark merupakan salah satu framework open-source yang digunakan untuk pemrosesan big data secara real-time dan terdistribusi.
Spark mendukung berbagai bahasa pemrograman seperti Python, Scala, dan Java. Tools ini sangat ideal untuk para data analyst atau data engineer yang bekerja dengan volume data besar dan butuh hasil yang cepat.
Atlas.ti
Selanjutnya adalah Atlas.ti, sebuah tools analisis data kualitatif yang dirancang untuk mengolah dokumen-dokumen seperti hasil wawancara dan observasi secara mendalam. Tools ini mendukung proses anotasi, coding, dan visualisasi hubungan antar data non-numerik secara intuitif.
Dengan antarmuka yang ramah pengguna, Atlas.ti memudahkan para peneliti sosial, UX researcher, dan data analyst untuk menggali insight dari teks dan media yang mereka kumpulkan.
Excel
Siapa yang tak kenal Excel? Sebagai salah satu tools data analyst yang paling dikenal dan digunakan secara luas, Anda bisa menggunakan Excel sebagai tools untuk melakukan analisis data dasar.
Fitur-fiturnya seperti kumpulan rumus, pivot table, conditional formatting, dan grafik interaktif membuat tools ini cocok digunakan oleh pemula yang ingin belajar analisis data tanpa perlu coding!
Baca juga: 7 Tempat Kursus Excel Online Bersertifikat dan Terpercaya
Mode Analytics
Sebagai salah satu platform analitik berbasis cloud, Mode Analytics menggabungkan SQL, Python, dan R dalam satu workspace.
Di dalamnya terdapat fitur notebooks interaktif, visualisasi bawaan, dan dukungan kolaborasi secara real-time. Tools ini sangat cucuk untuk para data analyst yang bekerja dalam tim secara kolaboratif dan iteratif.
Polymer Search
Tools data analyst terbaik selanjutnya adalah Polymer Search, sebuah tools no-code yang mendukung pengubahan spreadsheet menjadi dashboard analitik yang cerdas dan interaktif. Dengan tools ini, Anda dapat membuat visualisasi data sekaligus mendapatkan insight berharga tanpa perlu melakukan coding.
Selain itu, tools ini juga membuat pengolahan file CSV atau Excel menjadi laporan visual menjadi lebih efektif. Polymer Search juga dilengkapi dengan fitur drag-and-drop intuitif yang cocok digunakan pemula.
PowerBI
Power BI merupakan solusi Business Intelligence yang dikembangkan oleh Microsoft. Tools ini dapat digunakan untuk membuat laporan dan dashboard interaktif.
Dengan fitur integrasi ke Excel, Azure, dan SQL Server–tools ini sangat cocok untuk para analyst yang ingin menyajikan data dengan cepat dan profesional.
PyTorch
Selanjutnya adalah PyTorch, sebuah library machine learning berbasis Python. Umumnya, tools ini digunakan untuk mengembangkan model AI. Keunggulan tools ini antara lain proses debugging yang mudah dan kelengkapan dokumentasi.
Tools ini sangat cocok digunakan oleh para AI engineer dan data scientist untuk mengimplementasi solusi kecerdasan buatan dalam lingkungan produksi.
Statistical Analysis System (SAS)
Statistical Analysis System (SAS) merupakan sebuah software analisis statistik dan pemodelan data. Tools ini populer digunakan di bidang kesehatan, penelitian akademis, atau bisnis secara umum.
Keunggulan utama tools ini adalah dapat mengelola dan menganalisis big data secara presisi. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan aneka teknik statistik yang tersedia seperti regresi, analisis varians, dan analisis faktor.
Statistical Package for the Social Sciences (SPSS)
SPSS dari IBM adalah sebuah software statistik yang sering digunakan dalam penelitian kuantitatif. Ini disebabkan karena tools ini mendukung analisis data survei, uji statistik, dan penyusunan laporan statistik.
Tools ini dilengkapi dengan fitur analisis regresi, uji chi-square, dan analisis faktor. Fitur-fitur ini dapat diakses dengan mudah sehingga populer di kalangan peneliti sosial, mahasiswa, psikologi, dan institusi pendidikan.
Tableau
Tools data analyst terakhir adalah Tableau, sebuah tools visualisasi data interaktif. Dengan tools ini, Anda dapat membuat dashboard, grafik, dan laporan berbasis data. Data-data tersebut juga dapat berasal dari berbagai sumber–seperti Excel, Google Sheets, atau database regional.
Selain mudah digunakan, Tableau dilengkapi dengan antarmuka drag-and-drop intuitif. Ini membuat Anda tidak perlu memiliki keterampilan coding untuk melakukan visualisasi data. Biasanya, tools ini digunakan oleh analis, manajer, hingga eksekutif dalam mengomunikasikan insight secara visual dan mudah dipahami.
Baca juga: 5 Cara Menjadi Data Analyst Profesional untuk Pemula
Raih Kariermu Sekarang Bersama Coding Studio!
Itulah beberapa rekomendasi tools data analyst terbaik yang dapat Anda gunakan. Dengan banyaknya pilihan, Anda bisa mulai menggunakan tools-tools sederhana dahulu seperti Excel dan Polymer Search. Setelah sudah mahir, belajarlah tools yang lebih kompleks seperti Spark atau Tableau.
Tertarik untuk berkarier sebagai seorang data scientist? Yuk tingkatkan pengetahuan dan keterampilanmu di bidang ini bersama Coding Studio!
Sebagai salah satu platform pembelajaran digital, kami menyediakan berbagai kelas IT yang dibutuhkan di bidang ini, seperti programming, cloud computing, dan database.
Tak hanya materi yang ter-update, para akademisi dan mentor kami juga menggunakan pendekatan praktis dan studi kasus nyata. Ini membuat Anda paham akan materi dan siap praktik di dunia kerja!
Tunggu apalagi? Mari raih karier impian Anda menjadi seorang data scientist handal bersama Coding Studio!