Pada tahun 2024 lalu, Indonesia dibuat terkejut dengan kasus serangan ransomware pada Pusat Data Nasional. Serangan ini mengakibatkan gangguan yang cukup serius–seperti mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat dan kerugian finansial serta reputasi bagi pemerintah.
Untuk mencegah hal tersebut terjadi dalam bisnis, Anda perlu memahami bagaimana cara kerjanya. Dengan begini, Anda bisa menyiapkan strategi proteksi dengan tepat. Sebelum memahami langkah-langkah teknis, sebaiknya kita pahami dahulu apa itu Ransomware Lockbit 3.0 dan dampak negatif yang ditimbulkan.
Apa Itu Ransomware Lockbit 3.0?
Ransomware Lockbit 3.0 adalah versi terbaru dari ransomware Lockbit yang dilengkapi dengan teknik enkripsi canggih dan dapat menyebar secara otomatis dalam jaringan korban.
Dibandingkan versi sebelumnya, Lockbit 3.0 memiliki beberapa fitur baru. Inilah yang membuatnya dapat mengenkripsi data lebih cepat dan sulit dideteksi oleh sistem keamanan. Ransomware ini memiliki kemiripan dengan ransomware lain–seperti Blackmatter dan Blackcat–dalam hal metode serangan dan pola distribusinya.
Cara Kerja Ransomware Lockbit 3.0
Sebelum mengetahui cara mencegahnya, Anda harus memahami bagaimana cara Ransomware Lockbit 3.0 bekerja. Berikut adalah tahap-tahap utama dalam proses serangan ransomware tersebut:
1. Infeksi Awal Melalui Phishing atau Eksploitasi
Serangan ini akan masuk ke sistem korban dengan metode email phishing yang berisikan lampiran berbahaya atau tautan ke website yang berbahaya. Selain itu, serangan ini juga dapat menyerang melalui celah-celah keamanan pada software yang belum diperbarui.
2. Peningkatan Hak Akses dan Penyebaran Lateral
Setelah berhasil masuk, ransomware akan berusaha mendapatkan hak akses administrator sistem dan menyebar ke perangkat lain dalam jaringan. Dalam tahapan ini, ransomware akan menginfeksi beberapa sistem sekaligus.
3. Penonaktifan Sistem Keamanan
Selanjutnya, Ransomware Lockbit 3.0 akan menonaktifkan antivirus, firewall, dan layanan penting lainnya dalam sistem. Hal ini dilakukan untuk menghindari deteksi dan memperlancar proses enkripsi data-data yang penting.
Baca juga: 8 Rekomendasi Antivirus untuk Keamanan Servermu
4. Enkripsi Data dengan Cepat

Ransomware kemudian akan mengenkripsi file-file penting Anda dengan sangat cepat–biasanya dalam hitungan menit. Serangan ini juga akan menambahkan ekstensi khusus pada file yang dienkripsi.
5. Permintaan Tebusan dan Negosiasi
Setelah enkripsi selesai dilakukan, korban dari serangan ini akan menerima instruksi untuk menghubungi pelaku melalui dark web. Dalam ini, mereka akan melakukan negosiasi tebusan agar data bisa dipulihkan.
Dampak Serangan Ransomware Lockbit 3.0
Apa saja dampak negatif dari Ransomware Lockbit 3.0? Serangan ini dapat mengganggu operasi bisnis secara signifikan. Berikut adalah beberapa konsekuensi yang sering terjadi:
Kerugian Data dan Gangguan Operasional
Data-data penting yang terenkripsi akan menghambat aktivitas bisnis dalam sementara waktu. Untuk memulihkan hal ini, bisnis Anda dapat mengalami kerugian finansial dan waktu–bahkan mengancam keberlangsungannya.
Menimbulkan Gangguan Layanan
Berdasarkan kasus tahun lalu, Serangan Lockbit 3.0 pernah melumpuhkan layanan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS). Hal ini menyebabkan gangguan layanan selama beberapa hari dan menimbulkan keresahan publik.
Risiko Kebocoran Data Sensitif dan Dampak Reputasi

Selain kehilangan akses, data-data bisnis yang dicuri bisa bocor ke publik. Secara tidak langsung, ini akan menimbulkan sanksi hukum dan merusak reputasi bisnis. Akibat insiden ini, tingkat kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis akan menurun secara drastis.
Modus dan Teknik yang Digunakan dalam Serangan Ransowmare Lockbit 3.0
Untuk lebih memahami ancaman ini, mari kita lihat modus dan teknik yang biasa digunakan oleh Lockbit 3.0 dalam melancarkan serangannya.
1. Penggunaan Pembaruan GPO Berbahaya Untuk Menyebar di Jaringan
Ransomware Lockbit 3.0 biasanya melancarkan Group Policy Object (GPO) yang dimodifikasi secara berbahaya. Ini dimanfaatkan untuk menyebarkan malware ke seluruh perangkat dalam jaringan secara otomatis. Berkat teknik tersebut, ransomware dapat menyebar dengan cepat dan sulit dihentikan.
2. Menonaktifkan Windows Defender, Firewall, dan Layanan Penting Lainnya
Sebelum mengenkripsi data, ransomware ini akan menonaktifkan sistem pertahanan seperti Windows Defender dan firewall. Ini membuat proses enkripsi data tidak akan terganggu dan terdeteksi.
Baca juga: Firewall Adalah: Pengertian, Fungsi, Manfaat dan Cara Kerjanya
3. Membuat Tugas Otomatis Untuk Menghentikan Proses yang Menghalangi Enkripsi
Ransomware Lockbit 3.0 juga membuat tugas otomatis yang menghentikan proses antivirus atau backup yang bisa menghalangi enkripsi file. Hal ini membuat proses serangan pada sistem Anda berjalan mulus.
4. Cara Kerja Modular dan Sulit Dideteksi Oleh Sistem Keamanan
Ransomware ini dibangun secara modular sehingga penyerangnya dapat menyesuaikan serangan dan menghindari deteksi sistem keamanan dengan mudah. Ini membuat Lockbit 3.0 menjadi ancaman yang sangat kompleks.
Cara Mencegah Ransomware Lockbit 3.0
Saatnya kita memasuki pembahasan utama, yaitu pencegahan terhadap serangan ini. Berikut adalah beberapa langkah-langkah yang dapat Anda terapkan:
Pentingnya Pelatihan Kesadaran Keamanan Bagi Karyawan
Karyawan merupakan garis pertahanan pertama dalam bisnis. Untuk itu, terapkan pelatihan rutin supaya mereka dapat mengenali email phishing dan praktik keamanan siber terbaik. Dengan hal ini, Anda bisa mengurangi risiko ransomware secara signifikan.
Penggunaan Backup Data secara Rutin dan Terpisah dari Jaringan Utama
Lakukan backup data secara berkala dan simpanlah di lokasi yang terpisah dari jaringan utama. Ini sangat efektif untuk menjaga keamanan data saat serangan ransomware terjadi. Selain itu, Anda juga bisa memulihkan data-data bisnis yang berharga tanpa harus membayar tebusan kepada hacker.
Penerapan Patch dan Update Keamanan Secara Berkala

Selalu pastikan semua sistem dan aplikasi bisnis Anda selalu diperbarui dengan patch keamanan terbaru. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, perangkat lunak yang tidak diperbaiki menjadi salah satu pintu masuk utama ransomware.
Penggunaan Solusi Deteksi dan Respons Ancaman Mutakhir
Gunakan software keamanan dengan fitur deteksi ancaman real-time dan respons otomatis. Tools ini akan bermanfaat untuk mengidentifikasi dan menghentikan serangan ransomware lebih awal.
Rencana Tanggap Insiden Dan Kolaborasi dengan Tim Cyber Security
Siapkan insiden respons yang jelas dan latih tim keamanan Anda untuk merespons serangan dengan cepat. Terakhir, lakukan juga kolaborasi dengan lembaga cyber security untuk memperkuat pertahanan bisnis Anda.
Tingkatkan Kesadaran Keamanan Anda bersama Coding Studio!
Itulah penjelasan tentang pengertian, cara kerja, hingga cara mengatasi Ransomware Lockbit 3.0. Ingatlah bahwa Anda harus selalu siap siaga dan mengedukasi tim untuk melindungi data dan sistem Anda dari ancaman siber yang berbahaya ini.
Untuk menghadapi berbagai ancaman siber terbaru, sebaiknya tingkatkan cyber security awareness Anda. Mulailah dengan mengikuti kursus Cyber Security Fundamental dari Coding Studio!
Di dalam kursus ini, Anda bisa mempelajari fundamental cyber security, sistem operasi Linux, hingga cara mengelola risiko keamanan. Selain itu, kami juga akan memberikan studi kasus nyata untuk meningkatkan keterampilan Anda yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
Kunjungi halaman kursus fast track kami dan pilihlah kelas sesuai kebutuhan Anda sekarang!